cahaya bintang malam itu seolah mewakili perasaanku untuk merasa, memiliki seorang saudara yang menemani kesendirianku selama empat tahun lamanya bermain, makan, mandi dan tidur sendirian di kamar yang hanya beralaskan tikar
Rabu, 03 Januari 2024
Kamis, 24 Agustus 2023
KURIKULUM KOMPROMI
KOMUNIKASI
Komunikasi keluarga (suami isrtri) terdiri dari aku percaya dan
Maaf
Ada 3 anak desa ( Roy Reni Dan Riski) yang berteman sejak SD-SMA namun
setelah tamat SMA mereka terpisah dan hilang kontak satu sama lainya. Sebelum berpisah
mereka berkomitmen untuk menjadi orang sukses di masa depan.
Seiring waktu Roy dan Reni menikah dan nekad untuk merantau ke kota
dan memulai hidup baru di kota metropolitan. Mereka mengontrak sebuah rumah mungil
dipinggil jalan yang tidak terlalu ramai, dengan tujuan bisa beristirahat
dengan tenang ketika seharian lelah bekerja.
Roy menjabat sebagai manejer di sebuah perusahaan swasta, setiap
hari Roy berangkat pagi dan pulangnya malam, sementara reni memutuskan untuk
menjadi ibu rumah tangga demi mengurus Roy dan mempersiapkan diri untuk manjadi
seorang ibu bagi anak-anak mereka nanti.
Suatu ketika Roy kelupaan salah satu surat kontrak yang harus di
tandatangani akhirnya dipertengahan jalan Roy harus kembali mengambil surat
kontrak tersebut, begitu sudat dekat rumah ia melihat istrinya melambaikan
tangan kepada seorang yang sepertinya sangat akrab, reni sedikit terkejut melihat
kepulangan Roy. Reni sudah bersiap untuk memberikan penjelasan kepada Roy jika
dia bertanya tentang siapa yang dia jumpai tadi namun anehnya Roy tidak
bertanya tentang apa yang dia lihat malahan fokus menanyakan keadaan istrinya
dan langsung mengambil surat kontrak yang tertinggal tadi akhirnya Reni penasaran
dan bertanya, sayang kamu tidak mau tau siapa yang aku temui tadi, kamu tidak
curiga dengan pria yang melambaikan tangan barusan? roy menatap istrinya dengan senyum dan berkata
aku tidak peduli dengan siapa kamu berbicara karena aku percaya kamu tidak akan
mungkin menghianati cinta kita. Kamu telah meninggalkan keluarga mu
menghabiskan waktu dari pagi sampai malam di rumah dengan pekerjaan rumah yang
tidak pernah habis setiap hari kamu menjalani hari tanpa balutan gaun dan Make
up bahkan sampai malampun kamu masih bekerja, itu bukan pengobanan yang biasa
jadi tidak ada yang perlu aku takutkan. Mendengar pernyataan suaminya Reni
langsung tersenyum dan segera menceritakan peristiwa yang terjadi barusan.
Ternyata Riski sahabat mereka telah pindah ke kota yang sama dan sedang
merintis karir dengan menjadi kurir paket, kebetulan paket yang diantar adalah
paket kita dan Riski mengenali nama yang ada di paket tersebut makanya dia
sengaja datang di hari liburnya tanpa mengenakan seragam kurir dengan tujuan memberikan
kejutan kepada kita tetapi karena kamu sedang tidak berada di rumah makanya dia
segera pamit dan pergi, bertepatan dengan kepergian Riski yang melambaikan
tangan kamu pun muncul dan melihat adegan tersebut. Mendengar penjelasan itu Roy
kembali tersenyum dan mengatakan aku percaya pada istri ku.
Anda akan mudah jatuh cinta
kepada siapapun tanpa alasan namun anda membutuhkan alasan untuk hidup bersama
dengan seseorang sampai menutup usia
Rabu, 14 Juni 2023
Selasa, 14 Maret 2023
SEBUAH PENANTIAN
Pagi itu aku melangkah dengan percaya diri melewati gang menuju terminal, menumpang Bus dari terminal KENANGAN menuju pasar INDAH karena disini berdekatan dengan kampus aku menempuh perkuliahan selama 5 tahun ini. Menumpang kendaraan yang sama, di jam yang sama setiap pagi membuat aku bisa menghafal sopir dan kondektur nya, orang-orang yang menumpang di jam itu pun hampir orang-orang yang sama setiap paginya sehingga tidak jarang terdengar canda gurau sepanjang perjalanan.
Perbedaan
pagi itu dengan hari-hari biasanya, hmmm mungkin suasana hati, karena hari itu adalah hari aku wisuda jadi kemungkinan hari terakhir aku melintas di jalur yang penuh dengan kenangan
selama 5 tahun ini.
Maklum anak kos, sejak malam aku
sudah persiapkan seragam wisuda, celana hitam, kemeja biru bergaris dan sepatu
yang di semir sampai mengkilap menambah percaya diriku meskipun masih
berdesak-desakan namun dalam hati ini adalah hari terakhir aku berdesak-desakan
di angkutan umum, setelah wisuda aku akan mendapat pekerjaan dan memiliki
kendaraan pribadi. Setibanya di kampus aku berusaha menyapa semua orang yang
yang ku jumpai dari pintu gerbang kampus hingga aula tempat dilaksanakannya
acara wisuda.
Pagi itu suasana kampus sangat
berbeda dipenuhi dengan wisudawan/ti, berdandan lengkap dengan atribut
siap mengikuti Prosesi wisuda, antusias warga kampus dalam menyelenggarakan
wisuda kali ini berbeda dengan wisuda biasanya dikarenakan selama 2 tahun
wisuda diselenggarakan secara daring akibat covid 19 dan ini adalah kali
pertama wisuda dilaksanakan secara Onside sehingga suasana nya sangat meriah.
Aku melangkah lebih dekat ke
panggung, hai andy… halo tante, andy ditemani ibunya, hai sinta….. halo om,
sinta juga ditemani ayahnya, halo pak jarot, beliau adalah dosen senior di
kampus. mereka adalah sebagian orang yang ku jumpai.
Waktu menunjukkan pukul 09 pagi dan
acara wisuda segera mulai, masing-masing wisudawan dan wisudawati mulai antre untuk menuju tempat duduk yang disediakan, informasi dari panitia wisuda bahwa,
setiap wisudawan/wisudawati akan disediakan 2 kursi kosong untuk masing-masing
wisudawan/wisudawati yang akan mengikuti wisuda.
Masing-masing wisudawan/wisudawati mulai
menggandeng orang tua mereka dan melangkah maju dengan senyum sumringah.
Di momen ini aku menundukan
kepalaku karena tidak ada orangtua yang menemani aku seperti
wisudawan/ti lainnya. Dalam suasana hati yang bercampur aduk sambil
menahan air mata, sejenak aku mengingat salah satu impian ku adalah menggandeng
ibuku dan melangkah bersama dalam momen-momen yang indah seperti ini sama
seperti teman-teman yang lainya. Sayangnya sosok yang kurindukan tidak akan
bisa hadir, bukan karena kesibukan atau kendala dana melainkan beliau sudah
pergi menghadap sang pencipta 10 tahun yang lalu untuk selama-lamanya.
Aku berusaha tegar dengan cara tetap
tersenyum dan terus melangkah maju sambil memikirkan kursi kosong di samping ku
yang seharusnya diduduki ibu akan ku letak kan tas agar kursi nya tidak kosong.
Sembari
menahan
perasaan yang tidak menentu seketika tanganku di genggaman oleh
seseorang, saat menoleh ternyata yang menggenggam tangan saya adalah pak
jarot ketika aku hendak bertanya mengapa pak jarot bisa berada di samping
saya namun beliau memberikan isyarat untuk jangan bertanya dan terus melangkah
menuju tempat duduk yang telah disediakan. Setibanya di kursi yang disediakan,
kami duduk bersebelahan tanpa kata, tanpa suara, hanya berfokus kepada
rangkaian acara wisuda yang dibacakan MC, kameramen yang lalu-lalang untuk
mendapatkan hasil foto yang terbaik dan larut dalam lirik mars kampus serta suasana wisuda yang meriah itu.
Satu persatu wisudawan/ti dipanggil namanya untuk Prosesi wisuda, aku kembali masuk dalam antrian,
tibalah di urutan 325 itu adalah nomor urutan ku, betapa kaget nya aku karena
saat di panggil, ternyata dari 400 wisudawan/ti aku terpilih sebagai
mahasiswa yang menginspirasi. Memang selama 5 tahun menempuh perkuliahan aku
tinggal di kontrakan sederhana dengan uang jajan yang dibilang sangat terbatas
sehingga untuk mencukupi kebutuhanku,
aku harus mengupayakan sedemikian rupa sampai menumpang angkot gratis
dengan cara berjalan kami ke terminal KENANGAN dari sini aku menumpang Bus
menuju kampus kebetulan kampusnya berdekatan dengan pasar INDAH, biasanya bus-bus ketika sampai di pasar indah para
sopir akan mengurangi kecepatan bus karena macet nya orang-orang yang lalu
lalang dan berjualan serta kendaraan yang parkir di bahu jalan. Kesempatan ini
aku manfaatkan dengan cara langsung melompat turun dari Bis sebelum ditagih
ongkos oleh kondektur dan ini aku lakukan selama 5 tahun. Ada rasa malu, rasa
sungkan dan sedikit merasa bersalah tapi untuk saat ini tidak ada pilihan.
Sementara berjalan sambil mengingat
perjuangan selama 5 tahun, tibalah aku di panggung dan rektor siap mengalungkan
medali kelulusan di leherku disertai dengan penyerahan piagam sebagai mahasiswa yang
menginspirasi. Dalam suasana hati yang penuh haru Bahagia namun ada pertanyaan
yang masih belum terjawab, sebab sampai saat itu aku belum tau siapa orang yang
membiayai kuliaku selama 5 tahun ini.
Saat turun dari panggung sedikit
dek-dekan saat didekati pihak bendahara kampus sambil berbisik…. Sahata, kamu perlu tahu selama 5 tahun ini semua uang
kuliamu ditanggung oleh pak jarot tetapi beliau merahasiakan semua ini, berhubung hari ini adalah hari
terakhir kamu di kampus maka kamu berhak tau siapa yang telah berkorban buat
kamu selama ini; ucap bendahara kampus.
Memang selama ini aku bertanya-tanya
siapa orang baik hati yang telah menjadi donatur dan tanpa kusadari orang itu
adalah pak jarot yang hadir di saat aku merindukan kehadiran
seorang ibu, beliau orang yang diam-diam telah berkorban buat aku selama 5
tahun ini.
Tanpa pikir Panjang aku langsung
berlari menuju tempat duduk dengan harapan akan memeluk pak jarot dan
mengucapkan banyak terima kasih sekaligus minta maaf karena aku telah berhutang
terimakasih selama 5 tahun ini.
Namun tanpa sepengetahuanku saat
mengantri untuk menerima piagam penghargaan saat itu pak jarot telah bertolak
menuju bandara karena anaknya yang berada di singapura mengalami gagal ginjal
dan harus operasi sehingga pak jarot tidak bisa menunggu sampai prosesi wisuda
selesai.
Saat ingin menyusul pak djarot ke
bandara, aku mengambil tas hendak pergi namun ketika tas diangkat ternyata pak
djarot meninggalkan sebuah surat yang isinya berupa pesan………. SAHATA…….
sebenarnya jadwal keberangkatan bapak ke singapura subuh tadi tetapi bapak sengaja menunda penerbangan demi
menemani kamu. Maaf bapak belum sempat mengucapkan selamat langsung atas
kelulusan dan prestasi yang kamu raih.
Sukses Selalu
Jarot Wijaya.
Nama Yusak
Ndun
Email ndunyusak@gmail.com
Instagram
@yusakndun
No hp
081237391045
Jumat, 25 Februari 2022
Kamis, 17 September 2020
Tiga fase menuju kestabilan emosi dalam Keluarga
Seorang penulis hebat mengatakan bahwa pacaran itu bagaikan permainan menunggu waktu menuju pelaminan. Seorang Pujangga majapahit mengatakan bahwa cinta adalah cerita indah namun kadang tidak ada artinya. ada juga yang mengatakan bahwa cinta ibaratkan senyuman yang akan pudar seiring usia seseorang. Alkitab mengatakan bahwa cinta itu kuat seperti maut.
bukan soal siapa yang akan kita cintai tetapi, seperti apa kualitas cinta yang mampu kita berikan kepada pasangan kita, itu yang harus dipikirkan.
Mewujudkan Mimpi Bukan Melanjutkan Mimpi Pengresmian GG Mart dihiasai dengan balon, kembang api, banyak tamu undangan yang diundang. acara ...
